PSSI: Tak Ada Lagi Perusakan Stadion Oleh Suporter

0
4
berita-bola-man-gelora-bung-tomo

PSSI berharap kedepannya kejadian Suporter Persebaya Surabaya, Bonek, merusak dan membakar sejumlah fasilitas Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), tak lagi terulang dan menular ke suporter pendukung lainnya. 

Bonek merusak ketika Persebaya kalah 2-3 dari PSS Sleman pada pekan ke-25 Liga 1 2019 dengan melakukan perusakan pada gawang dan papan iklan GBT. Hal tersebut mengundang sorotan publik. 

Selain itu, GBT merupakan salah satu dari sepuluh Stadion yang disiapkan PSSI untuk tempat Piala Dunia U-20 2021. 

“PSSI sangat menyesalkan insiden di GBT. Tentu akan menjadi catatan buat kami,” kata Direktur Media dan Digital PSSI, Gatot Widakdo. 

“Kami berharap ini tidak terulang, tidak hanya di Surabaya, tapi di seluruh stadion di Indonesia,” ucap Gatot.

“Suporter harus dewasa, kalah atau menang itu biasa dalam kompetisi. Sama-sama menjunjung sportivitas agar industri sepak bola Indonesia terus berkembang,” tambahnya 

Sampai saat ini Gatot belum bisa memastikan seberapa berat hukuman yang akan diberikan kepada Persebaya hasil dari kejadian di GBT. 

Gatot pun menambahkan, Komisi Displin (Komdis) PSSI harus melaksanakan sidang perkara lebih dahulu sebelum memutuskan hukuman. 

“Kalau sanksi itu biasa dari Komdis PSSI. Nanti match commissioner akan memberikan laporan, lalu ada sidang dari Komdis PSSI,” tutur Gatot

PSSI akan pastikan ada sanksi untuk Persebaya. 

Di sisi lain, Persebaya Surabaya akhirnya mendapatkan tempat untuk melaksanakan pertandingan menjamu PSM Makassar, Sabtu (2/11/19). Pertandingan tersebut akan dilaksanakan di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur untuk pertandingan pekan ke-26 Liga 1 2019. 

Diketahu, Persebaya tak bisa menggunakan Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, akibat kerusuhan suporter yang harus membuat mereka menggelar pertandingan di luar Surabaya dan sebelumnya telah melakukan perizinan di Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan Bangkalan, namun telah ditolak. 

Akhirnya, Manajemen Persebaya meminta izin kepada Walikota Balikpapan untuk penggunaan Stadion Batakan, yang telah dikirim tertandatangan Manajer Persebaya, Candra Wahyudi pada 30 Oktober 2019.